Langsung ke konten utama

Mau Hidup Tenang Seperti Apa Sih?

Mau hidup tenang seperti apa sih? Apakah santai-santai. Hidup memang ga bakal pernah tenang. Sepanjang hidup itu perjuangan. Hidup itu ibadah di tengah-tengah meriahnya permainan dunia.

Mau tenang, santai-santai? Enak banget. Apalagi kaki masih kuat berjalan puluhan kilo meter. Otak masih bisa berpikir menyelesaikan persamaan integral berlapis. 

Nabi muhammad aja tiap hari gelisah. Tiap hari dia berdoa Allahumma inni a'udzubika minal hammi wal hazan...
He is not die for our savior. Dia berjuang untuk dirinya sendiri, untuk keluarga, dan untum ummatnya. Matinyapun masih khawatir. Khawatir dengan kondisi ummatnya.

Nabi Muhammad shalat duha. Membaca surat yang diturunkan Allah untuk menghiburnya. "Tuhanmu tidak meninggalkanmu dan tidak pula membencimu". Hampir setiap hari dia mengulang surat cinta tersebut.

Makanya orang hebat itu bukan orang yang hebat dunianya atau banyak ibadahnya ... saja. Tapi orang yang tetap bisa mengusahakan dunia di tengah-tengah ibadah. Terima beratnya usaha, penerimaan yang baik. Lalu jalankan ibadah selayaknya ia harus dijalankan.

Generasi yang kuat akan menghasilkan zaman yang mudah. Zaman yang mudah akan menghasilkan orang yang lemah. Orang yang lemah akan menghasilkan zaman yang sulit. Zaman yang sulit akan menghasilkan generasi yang kuat.

Saya lahir dari orangtua yang berhasil sebagai guru. Barangkali mereka memberikan masa yang mudah. Tidak ingin anak-anaknya merasa susah. Tapi aku menolak lemah.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gimana sih caranya manajemen kerja multitasking?

Wah, kalo udah ngobrolin multitasking pasti pikirannya ribet. Otak manusia memang ga dirancang untuk mengerjakan beberapa pekerjaan sekaligus. Tapi sebagai seorang pegawai sering banget ga sih dapet tugas lebih dari satu? Kalo atasan kamu ngasih kamu beberapa pekerjaan sekaligus, berarti dia percaya sama kamu dan yakin kamu bisa handle pekerjaan tersebut sekaligus. Kecuali kalo udah kebablasan banget yaa. Dikasi pekerjaan prioritas semua nggak bener juga siih. Sebenernya banyak banget niih tools yang bisa dipake biar kerjaanmu yang multitasking itu bisa kelar dan rapi. Kuncinya adalah bagaimana kamu mengelola. Misalnya niih kamu di Kemitraan. Ga mungkin kan kamu cuma ngelola data satu kemitraan aja. Kamu perlu mengelola seluruh data mitra yang sebenarnya itu jenisnya sama aja. Misalnya, seluruh mitra pasti punya: Nama Mitra, nama owner, lokasi, email, dan nomor telepon. Nah, buat awal kamu bikin dulu aja tabelnya. Misalnya gini: Kenapa sih harus ribet bikin tabel beginian? Kaga ribet c...

Persistent

Please be aware that we are living in a world where consistency is not enough. Persistent is a necessary. We are living in the world where hard work is not enough. Work smart is necessary. Failure is a lesson that you are not pass the test. Yet the lesson are learnt and you have to practice the lesson. All you have to do is doing the same thing, but better and harder.

Sebagai Pelajar

Hola pelajar Indonesia.. Kita adalah pelajar, yang menjadi harapan. Tidakkah kita punya impian? Negeri ini adalah negeri yang sebenarnya kaya. Negeri yang berpotensi besar. Berpotensi baik dari sumber daya alam maupun sumber daya manusianya. Namun janganlah berbangga saudara-saudaraku, kita ini miskin, bodoh, dan lemah. Kini adalah saatnya saat kita kembali bangkit, kembali me-Revolusi Indonesia. Indonesia, negeri yang katanya subur, katanya, katanya, dan katanya. Kata siapa? Benar tongkat jadi tanaman, toh ternyata singkong. Bukan bermaksud menganggap singkong itu rendah, tapi apakah negeri ini akan bangkit hanya dengan singkong? Sulit sekali saudaraku. Kita sebagai pelajar tak boleh begitu bodohnya dijadikan bangga karena singkong, negeri ini butuh lebih dari sekedar singkong. Negeri ini butuh banyak pejuang. Butuh banyak pelajar. Kelak kita akan menjadi pemimpin-pemimpin bangsa. Pemimpin sekarang sepertinya masih belum bisa memimpin bangsa yang besar ini, maka tugas kitalah yan...